Cara Ampuh Cegah Kanker Serviks

Satelit Teknologi Tinggi Akan Segera Dibangun Oleh Pemerintah
February 6, 2019
Bagaimana Saya Dapat Meningkatkan Bahasa Inggris Lisan Saya?
February 12, 2019

Cara Ampuh Cegah Kanker Serviks

http://kursusinggrispare.com/ — Kanker serviks adalah salah satu dari sedikit kanker yang hampir sepenuhnya dapat dicegah. Ini diturunkan untuk menghindari human papillomavirus, atau HPV, yang ditularkan secara seksual. HPV adalah penyebab utama kanker serviks. Tapi itu tidak selalu menyebabkan penyakit. Banyak orang menderita HPV dan tidak menderita kanker serviks.

Baca Juga : Kursus Bahasa Inggris

Jika Anda aktif secara seksual, ikuti terus janji dokter Anda. Tes Pap atau HPV Anda dapat menemukan sel-sel abnormal di serviks Anda sebelum kanker dimulai. Ada juga vaksin HPV yang mungkin ingin Anda dapatkan. Ini menargetkan beberapa jenis HPV yang paling berisiko. Anda juga dapat membuat beberapa pilihan gaya hidup yang akan menurunkan peluang Anda terkena HPV sehingga Anda cenderung terkena kanker serviks.

Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan penderita kanker serviks (mulut rahim) terbanyak di dunia. Padahal, dengan skrining angka tersebut bisa ditekan dan membuat proses perkembangan virus bisa ditahan. Dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan onkologi ginekologi RS Pondok Indah Fitriyadi Kusuma menjelaskan, skrining menjadi hal yang penting dilakukan untuk terhindar dari kanker serviks. Sejak aktif berhubungan seksual, pemeriksaan setiap tahun diperlukan untuk memantau kondisi organ kewanitaan.

Baca Juga : Info Kursus Bahasa Inggris

Saat ini, terdapat beberapa tes yang bisa dilakukan untuk mendeteksi lesi pra-kanker. Terdapat Tes IVA, Papsmear, Tes DNA HPV, dan Kolposkopi yang bisa dipilih sesui kebutuhan. Contoh saja, tes IVA yang merupakan pemeriksaan yang paling mudah, murah, dan tidak membutuhkan tempat khusus. Cukup dengan mulut rahim dibalur dengan asam cuka (25 persen) kemudian reaksi yang terjadi bisa langsung dianalisa.

Baca Juga : Daftar Kursus Inggris

Berbeda dengan papsmear. Tes ini dilakukan dengan pengambilan contoh sel-sel yang dilepaskan (eksfoliasi) dari lapisan epitel serviks, yang akan tampak tidak normal kalau terjadi perubahan karena infeksi HPV, lesi pra kanker atau kanker, jika diperiksa di laboratorium. “Selain pemeriksaan rutin, yang juga perlu dilakukan adalah melakukan vaksinasi HPV. Vaksin HPV membantu mencegah infeksi high-risk HPV (sub-tipe 16 dan 18) yang menyebabkan kanker serviks,” katanya. Manfaat vaksin ini secara maksimal dapat diperoleh apabila seseorang belum pernah melakukan hubungan seksual. Namun, bagi perempuan yang sudah menikah atau pernah berhubungan seksual, vaksin juga bermanfaat.

Sebab, belum tentu seseorang tersebut pernah terpapar oleh virus HPV dengan sub-tipe yang dapat dicegah oleh vaksin (HPV sub-tipe 6, 11, 16 dan 18). Vaksinasi dapat dilakukan oleh perempuan berusia mulai usia sembilan sampai 55 tahun. Masa terbaik  adalah pada sembilan sampai 12 tahun. Vaksinasi akan dilakukan tiga kali, nol bulan, satu-tiga bulan, dan enam bulan.

Baca Juga : Kursus Bahasa Inggris Di Al Azhar Pare

Apa Yang Dapat Anda Lakukan

Jika Anda sudah aktif secara seksual dan terlalu tua untuk vaksin, metode pencegahan terbaik Anda adalah mengikuti janji dokter Anda. Anda juga kemungkinan kecil mendapatkan HPV jika memiliki lebih sedikit pasangan seks. Idealnya, mereka juga tidak memiliki banyak mitra, sehingga mereka cenderung untuk mengekspos Anda ke HPV.

Mungkin juga membantu untuk:

  • Berusahalah untuk menjaga berat badan Anda tetap sehat
  • Makan banyak buah dan sayuran
  • Tidak menggunakan pil KB untuk waktu yang lama (jika cocok dengan keluarga berencana Anda)
  • Tidak merokok. Perokok dua kali lebih mungkin terkena kanker serviks.

Baca Juga : Info Kampung Inggris Pare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *