Pentingnya Cakupan Magnesium Bagi Tubuh

Bagaimana Menangani Anak-Anak Autistik Saat Sakit
December 26, 2018
Pasangan Prancis Menciptakan Pendaur Ulang Plastik-Ke-Bahan Bakar Untuk Hutan Afrika
December 26, 2018

Pentingnya Cakupan Magnesium Bagi Tubuh

http://kursusinggrispare.com/ — Riset terbaru di Amerika Serikat (AS) menemukan asupan magnesium yang cukup bisa mengoptimalkan kadar vitamin D. Jika kadar vitamin D kurang maka magnesium akan mendongkraknya. Sebaliknya jika vitamin D ada dalam level berlebih maka magnesium akan menekannya. Riset tersebut dilakukan oleh tim peneliti di Vanderbilt-Ingram Cancer Centre. Mereka mengambil 180 orang partisipan berusia 40 sampai 85 tahun untuk ikut dalam Personalised Prevention of Colorectal Cancer Trial (PPCCT).

Baca Juga : Kursus Bahasa Inggris

Untuk mengetes hipotesis bahwa suplementasi magnesium memengaruhi metabolisme vitamin D pada tubuh, para partisipan diminta mengonsumsi suplemen magnesium atau placebo. Suplemen tersebut sudah disesuaikan dengan dengan diet yang dimulai di awal studi.

Temuan yang dipublikasilan di The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan suplementasi magnesium menaikkan kadar vitamin D ketika berada pada level 30 nanogram per mililiter (nmol/L). Akan tetapi suplementasi magnesium akan menekan ketika kadar vitamin D berada pada level yang lebih tinggi antara 30 sampai 50 ng/mL.

Baca Juga : Info Kursus Bahasa Inggris

Level optimal magnesium kemungkinan memainkan peran penting dalam mengoptimisasi kadar vitamin D. Magnesium juga dapat mencegah gangguan kesehatan akibat defisiensi vitamin D. Ketua tim studi Qi Dai menggambarkan level ideal vitamin layaknya bentuk U. Karena vitamin D pada level ini erat kaitannya dengan rendahnya risiko penyakit kardiovaskular pada penelitian terdahulu.

Temuan tim Qi Dai juga selaras dengan hasil studi terdahulu pada 2013 yang menunjukkan rendahnya magnesium berhubungan dengan rendahnya kadar vitamin D. “Kekurangan vitamin D adalah keadaan yang disadari menyebabkan gangguan kesehatan dalam skala besar di AS,” kata peneliti Martha Shrubsole.

Baca Juga : Daftar Kursus Inggris

“Banyak orang menerima rekomendasi dari tenaga medis agar mengonsumsi suplemen vitamin D untuk menaikkan kadarnya dalam tubuh berdasarkan tes darah. Di luar isu defisiensi vitamin D, kekurangan asupan magnesium belum menjadi isu yang banyak disadari,” kata Shrubsole.

Shrubsole menjelaskan magnesium yang digunakan selama riset itu sudah sesuai dengan panduan Recommended Dietary Allowance (RDA). Demi memenuhi kebutuhan magnesium dia menyarankan agar kita banyak mengonsumsi makanan tinggi magnesium seperti ikan salmon, kacang-kacangan, dan alpukat.

Magnesium juga berperan dalam kinerja latihan. Selama berolahraga, Anda mungkin membutuhkan 10-20% lebih banyak magnesium daripada saat Anda beristirahat, tergantung pada aktivitasnya. Magnesium membantu memindahkan gula darah ke otot Anda dan membuang asam laktat, yang dapat menumpuk di otot selama latihan dan menyebabkan rasa sakit.

Baca Juga : Kursus Bahasa Inggris Di Al Azhar Pare

Penelitian telah menunjukkan bahwa suplementasi dengan itu dapat meningkatkan kinerja latihan untuk atlet, orang tua dan orang-orang dengan penyakit kronis. Dalam sebuah penelitian, pemain bola voli yang mengonsumsi 250 mg magnesium per hari mengalami peningkatan dalam gerakan melompat dan lengan. Dalam studi lain, atlet yang dilengkapi dengan magnesium selama empat minggu memiliki waktu berlari, bersepeda, dan berenang lebih cepat selama triathlon. Mereka juga mengalami penurunan kadar insulin dan hormon stres. Namun, buktinya bermacam-macam. Penelitian lain tidak menemukan manfaat suplemen magnesium pada atlet dengan kadar mineral yang rendah atau normal.

Baca Juga : Info Kampung Inggris Pare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *